Pernyataan yang dikeluarkan aktor Jackie Chan saat ia berada di provinsi Hainan dalam sebuah forum bisnis memicu kecaman dari kelompok pro-demokrasi di negeri itu. Jackie sempat mengatakan bahwa rakyat China harus tetap dikendalikan oleh pemerintahan yang tegas. Jackie yang terlahir di Hong Kong memang adalah salah satu aktor papan atas Hong Kong yang menganut paham komunis. Meski ia banyak bersentuhan dengan dunia barat, namun sepertinya paham itu tetap melekat kuat pada dirinya. Ia bahkan memberi contoh kekacauan yang terjadi di Taiwan yang kini menganut paham demokrasi.
"Saya tidak yakin kalau mendapat kebebasan itu bagus. Saya akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa kami rakyat China harus tetap berada di bawah kendali. Kalau tidak, kami akan berbuat semaunya," ujar aktor yang terakhir bermain dalam film SHINJUKU INCIDENT ini.
Jelas saja statement ini membuat kelompok pro-demokrasi di Taiwan dan Hong Kong marah. Mereka menganggap pernyataan Jackie ini sebagai sebuah penghinaan.
Jacky “Bicara Sembarangan” Sudah ada Berkasnya
Menurut pemberitaan, selama beberapa tahun terakhir ini, Jacky Chan sudah berkali–kali mengeluarkan pernyataan yang mengundang kontroversi. Ketika mantan pejabat pemerintahan administratif Hongkong, Dong Jianhua, pada 2003 mengunjungi tim Hongkong yang sedang latihan dan dicemooh oleh massa, Jacky sempat mencerca warga Hongkong dengan mengatakan bahwa di depan media massa internasional seharusnya bisa memainkan suatu show. Pada 2004 ketika berkunjung ke Shanghai Jacky mengkritik peristiwa penembakan Presiden Taiwan waktu itu: "Pemilu Presiden Taiwan adalah lelucon paling besar seantero langit!”, lalu istilah itu pun diganti lagi menjadi ”lelucon paling besar seantero jagat raya!”. Sehingga tahun lalu ketika Jacky berkunjung ke Taiwan diteriaki oleh anggota Partai Min Jin Dang supaya ”menyingkir”.
Anggota dewan kongres aliansi masyarakat Hongkong, Liang Guoxiong, mengecam perkataan Jacky sebagai ungkapan dirinya yang lagi – lagi berusaha untuk mendapatkan simpati dari penguasa PKC, “Di Hongkong ia menghabiskan daya upaya yang amat besar untuk mendukung Dong Jianhua, mendukung pasal 23, pokoknya semua yang hendak ditegakkan oleh PKC pasti didukungnya, tanpa pandang bulu mendukung dengan penuh senyuman ataupun dengan muka masam. Sebenarnya Jacky berkata seperti ini bisa dikatakan sangat memalukan, sama sekali tidak tahu menahu apa makna dari rasa malu itu.
Liang juga menyatakan bahwa tujuan utama Jacky mengucapkan semua perkataan ini, adalah untuk melepaskan penguasa tinggi PKC dari belenggu dosa–dosanya, “Hendak membebaskan mereka dari dosa 4 Juni, dengan tiba–tiba mengatakan bahwa orang Tiongkok harus dikendalikan, apakah lantas layak mengendalikan para pelajar dengan menembakkan senjata api? Lalu mengatakan bahwa orang Hongkong harus dikendalikan diawasi, apakah lalu dikendalikan dengan meniadakan pemilu? Menjelang peringatan 20 tahun peristiwa 4 Juni mengucapkan pernyataan seperti ini, sama saja halnya dengan Jacky telah menggunakan darah segar manusia untuk memoles dan merias wajah PKC.”
Tentunya pro dan kontra selalu ada, namun perlu dilihat dari sisi dan pandangan yang seperti apa...dukungan terhadap suatu faham tentu tidak serta merta membenarkan segala keburkan dari faham tersebut, namun apabila pernyataan bahwa China tetap harus dikendalikan itu ada benarnya dari sudut pandang tertentu...
Kebebasan tidak serta merta membawa kebaikan atau kemakmuran dibanding dengan komunis, tentu saja kendali yang semena mena atau otoriter yang menindas rakyat tidak lah layak lagi untuk zaman ini...namun kendali untuk negara dengan populasi tersebut tentu dibutuhkan, apabila populasi sebesar itu tidak berada dalam kendali yang tepat tentu saja China tidak lah menjadi kekuatan dunia seperti sekarang, namun kekurangan tentunya ada namun demokrasi juga tidak serta merta memakmurkan rakyat karena untuk demokrasi kadang kadang juga hanya nilik sekolompok elite dan hanya tawar menawar dan pembagian kekuasaan sedangkan komunis adalah kue-nya tetap pada yang punya. Itu saja bedanya mungkin..namun segala kejahatan pemerintah tetap saja harus dikecam....tidak hanya di China saja yang dengan paham komunis saja yang telah terjadi kejahatan seperti itu..kalau manusia tetap dengan keserakahan dan egonya niscaya semua kekacauan tetap akan terjadi..
Peace dan semoga bermanfaat...
Jesslyn
Subscribe to:
Post Comments (Atom)



keren boss.boleh kenalan ya?kunjungi blogku di http://opelangi.blogspot.com/